Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado kini semakin memperkaya koleksi dan fasilitasnya dengan adanya tiga pojok khusus (corner) yang didedikasikan untuk tokoh-tokoh besar dalam sejarah intelektual dan keagamaan dunia, yakni Buya Syafii Maarif Corner, Said Nursi Corner, dan Gus Dur Corner. Keberadaan ketiga pojok ini memberikan ruang bagi mahasiswa dan pengunjung perpustakaan untuk lebih mendalami pemikiran-pemikiran tokoh-tokoh tersebut, sekaligus menjadi sarana refleksi atas nilai-nilai yang mereka usung.

“Buya Syafii Maarif Corner” Salah satu sudut yang menarik perhatian di UPT Perpustakaan IAIN Manado adalah Buya Syafii Maarif Corner, sebuah ruang yang ditujukan untuk mengenang dan menyebarluaskan pemikiran Buya Ahmad Syafii Maarif, seorang tokoh besar Muhammadiyah dan intelektual muslim Indonesia. Terlihat dari foto pertama, di pojok ini terdapat sebuah rak buku yang menampilkan berbagai literatur yang berhubungan dengan pemikiran dan kontribusi Buya Ahmad Syafii Maarif dalam dunia pendidikan, agama, dan kebudayaan di Indonesia.

Pernyataan yang tertulis di poster Buya Ahmad Syafii Maarif, “Mereka yang takut kepada pemikiran yang berbeda adalah manusia fosil,” mencerminkan pesan tentang pentingnya keterbukaan terhadap perbedaan pandangan dalam kehidupan sosial dan intelektual. Ini adalah refleksi dari pemikiran progresif Buya Ahmad Syafii Maarif yang selalu mendorong masyarakat untuk berpikir kritis dan inklusif.

“Said Nursi Corner” Tidak kalah penting adalah Said Nursi Corner, yang ditampilkan dalam foto kedua. Pojok ini memperkenalkan sosok Bediuzzaman Said Nursi, seorang ulama dan cendekiawan besar asal Turki yang pemikirannya banyak berpengaruh pada pembaruan pemahaman Islam modern. Rak buku yang tertata rapi di pojok ini memuat karya-karya Said Nursi, termasuk buku-buku monumental seperti Risale-i Nur yang banyak membahas hubungan antara ilmu pengetahuan modern dan keimanan Islam.

Melalui kutipan yang tertulis di poster Said Nursi, “Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan,” UPT perpustakaan IAIN Manado mengajak pengunjung untuk merefleksikan pentingnya peran agama dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik di tingkat individu maupun masyarakat luas. Pojok ini menjadi pusat literatur yang relevan bagi mereka yang ingin mendalami filsafat Islam modern dan relevansinya dalam konteks kekinian.

Gus Dur Corner” Sementara itu, Gus Dur Corner memberikan penghormatan kepada Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur, seorang ulama besar, mantan presiden Indonesia, serta tokoh pluralisme yang sangat dihormati di dalam maupun di luar negeri. Foto ketiga menunjukkan sudut yang dihiasi dengan berbagai buku yang mengupas perjalanan hidup, pemikiran, dan perjuangan Gus Dur dalam memperjuangkan nilai-nilai kebebasan, kemanusiaan, dan toleransi.

Kutipan dari Gus Dur yang berbunyi, “Kita seharusnya tidak memaksakan interpretasi kita pada orang lain,” yang tertera pada poster, mengingatkan pentingnya sikap toleran dan saling menghormati dalam beragama dan bermasyarakat. Gus Dur Corner ini berfungsi sebagai tempat belajar dan inspirasi bagi para pengunjung yang tertarik untuk menggali lebih dalam tentang sejarah pemikiran pluralisme dan inklusivisme di Indonesia, serta peran Gus Dur dalam memperjuangkannya.

Ketiga pojok ini tidak hanya menjadi tempat untuk meminjam buku atau membaca literatur, tetapi juga simbol dari keberagaman pemikiran dan warisan intelektual yang dimiliki oleh tokoh-tokoh besar ini. Kehadiran Buya Syafii Maarif Corner, Said Nursi Corner, dan Gus Dur Corner di UPT Perpustakaan IAIN Manado memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk merenungi, mendiskusikan, dan mempelajari lebih dalam kontribusi para tokoh tersebut dalam dunia Islam dan kemanusiaan.

Dengan koleksi literatur yang komprehensif dan suasana yang kondusif untuk belajar, ketiga pojok ini diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan intelektual dan spiritual, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menghidupkan pemikiran-pemikiran besar yang membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

Leave a Reply