Manado, 9 Oktober 2025 — Sebagai wujud nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan literasi digital, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Manado dan UPT Perpustakaan IAIN Manado menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan kesuksesan menggelar kegiatan “Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes to School”, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan yang menjadi implementasi pertama dari kerja sama ini berlangsung di Ruang Teater, Lantai 4 Fakultas Syariah IAIN Manado, dan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan di Manado dan sekitarnya.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan, pemahaman, dan keterampilan praktis tentang kecerdasan artifisial (AI) kepada para pendidik, sehingga mereka dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

Dua trainer berpengalaman, Natalia Olivia dan Linda Setiawati, tampil sebagai narasumber utama dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif. Mereka didukung oleh tim asisten trainer — Rahman, Mustamir, Kamil, dan Adnan — serta moderator Syarif yang memandu jalannya acara dengan dinamis.

“Teknologi AI bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Guru perlu memiliki literasi digital yang kuat agar dapat mengarahkan peserta didik menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan kritis,” ujar salah satu panitia penyelenggara dalam sambutannya.

Selain mendapatkan ilmu, para peserta juga memperoleh sertifikat 20 JP, konsumsi snack dan makan siang, serta kesempatan memenangkan doorprize dan merchandise menarik. Antusiasme peserta terlihat jelas melalui interaksi aktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab yang hidup.

Salah satu peserta pelatihan, Sri Ekawati S. Pd., M. Pd., guru dari salah satu SMAN 9 Manado, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

“Awalnya saya merasa AI itu rumit dan hanya untuk orang IT. Tapi setelah ikut pelatihan ini, saya jadi paham bagaimana AI bisa dipakai dalam kegiatan belajar mengajar dengan cara yang sederhana. Saya merasa lebih percaya diri untuk mencoba,” ujarnya dengan antusias.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meresmikan kerja sama jangka panjang antara Mafindo Manado dan UPT Perpustakaan IAIN Manado. Penandatanganan MoU yang dilakukan menjadi payung hukum untuk berbagai program kolaboratif di masa depan yang berfokus pada edukasi dan literasi digital bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.

“Kolaborasi yang diperkuat dengan MoU ini menjadi langkah strategis untuk menjangkau komunitas akademik dan tenaga pendidik secara lebih luas. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan agen-agen literasi digital di sekolah-sekolah, karena guru adalah kunci dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan era digital,” tambah perwakilan UPT Perpustakaan IAIN Manado.

Dengan adanya landasan kerja sama yang kuat melalui MoU dan kesuksesan acara perdana ini, Mafindo dan IAIN Manado berharap dapat terus menciptakan jejaring guru dan pendidik yang aktif mengembangkan literasi digital serta mendorong pemanfaatan AI secara bijak, inovatif, dan kontekstual di lingkungan pendidikan.

Leave a Reply