Manado – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I, menegaskan pentingnya peran UPT Perpustakaan dalam mewujudkan mutu kelembagaan kampus. Hal ini disampaikan dalam penutupan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2025, yang berlangsung dengan sukses dan dihadiri oleh berbagai pejabat struktural kampus.
Dalam arahannya, Rektor memberikan instruksi khusus kepada Kepala UPT Perpustakaan untuk segera menyusun strategi persiapan akreditasi perpustakaan tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan akreditasi menjadi tolok ukur penting bagi mutu layanan akademik dan tata kelola kampus.

“Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi. Jika jantung ini sehat dan kuat, maka seluruh ekosistem akademik akan berjalan baik. Karena itu, saya minta UPT Perpustakaan bekerja lebih serius menyiapkan akreditasi 2026. Jangan hanya wacana, tapi harus ada aksi nyata,” tegas Rektor.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa persiapan akreditasi harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari kelengkapan koleksi, layanan digital, peningkatan SDM pustakawan, hingga pengembangan infrastruktur dan sistem informasi perpustakaan.
Kepala UPT Perpustakaan IAIN Manado menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi tersebut. Pihaknya akan segera membentuk tim persiapan akreditasi serta berkoordinasi dengan seluruh fakultas dan unit terkait untuk memperkuat layanan informasi yang mendukung kegiatan akademik mahasiswa dan dosen.
Dengan arahan ini, diharapkan UPT Perpustakaan IAIN Manado dapat meraih akreditasi terbaik pada tahun 2026, sekaligus menjadi pusat sumber belajar yang unggul dan berdaya saing di kawasan timur Indonesia.
